Semula dianjurkan tanaman kina dibuat berbatang
satu, lurus, dan sehat. Tetapi, hasil percobaan menunjukkan bahwa produktivitas
tanaman kina dapat ditingkatkan dengan mem-bentuknya berbatang lebih dari
satu. Setelah umur 10-12 tahun, tanaman berbatang dua hasilnya 120,30 persen,
dan yang berbatang empat hasilnya 151,25 persen dari pada yang berbatang
satu. Adapun kadar SQ7 tidak dipengaruhi oleh banyaknya batang yang dibentuk.
Pembentukan batang sebaiknya tidak lebih dari 4 dan di-bentuk ketika tanaman
masih di pem-bibitan. Pembentukan batang dibuat tiga bulan sebelum bibit
ditanam dengan cara memotong batang pokok dan me-ninggalkan banyak cabang
yang di-inginkan.
Dilihat dari kenaikan produksi kulit jelas menguntungkan, namun ada sedikit
pekerjaan ekstra, yaitu mem-bentuk batang di pembibitan. Pem-bentukan ini
dilakukan bersama dengan saat pembuatan bibit, karena potongan batang pokok
yang diambil baik sekali untuk entres atau bahan setek pucuk.
Produksi kulit kina yang ber-batang satu rata-rata 10.000 kg kulit kering
per hektar. Dengan mengguna-kan sistem batang 4 hasil yang akan diraih adalah
151,25 persen x 10.000 kg = 15.125 kg kulit kering. Dengan harga kulit kering
Rp 10.500 per kg berarti penerimaannya adalah (15.125-10.500) x Rp 10.500
= Rp 53.812.500 per hektar.
|