KLON BP 936

Asal
Sejarah/Asal-usul
Tipe Pertumbuhan
Sifat Percabangan
Warna Daun
Bentuk dan Helaian Daun
Bunga
Buah
Biji
Potensi Produksi
Ketahanan terhadap Hama-Penyakit
Umur Ekonomis
Daerah Adaptasi
Citarasa

Asal:
Hasil seleksi individual pada keturunan persilangan antara SA 164-11 asal biji x BP 42 dengan nomor pohon induk SA mb 54.

Kembali ke atas

Sejarah/asal-usul
BP 936
(Pedigri Z. SA 164 – 11 x BP 42, SA mb 54)

Merupakan salah satu keturunan hasil persilangan buatan antara SA 164 – 11 asal biji x BP 42. Benih F1 ditanam dan diuji di Kebun Sumber Asin dan terpilih pada pohon induk dengan nomor 54 (SA mb 54). Pohon induk terpilih tersebut kemudian diuji primer dan sekunder di Kebun Sumber Asin secara berbaris bersama-sama klon uji lain dan diberi nomor seleksi BP 936. Untuk mengetahui adaptabilitasnya kemudian diuji secara multilokasi pada beberapa kondisi lingkungan berbeda

Kembali ke atas

Tipe Pertumbuhan:
Habitus sedang kompak, tajuk rimbun, sehingga dompolan buah tersembunyi.

Kembali ke atas

Sifat Percabangan:
Percabangan kaku mendatar tetapi teratur.

Kembali ke atas

Warna daun:
Daun muda berwarna hijau kecoklatan muda, daun tua berwarna hijau mengkilap.

Kembali ke atas

Bentuk dan helaian daun:
Daun berbentuk oval memanjang, tetapi ujung daun membulat tumpul agak lebar, duduk daun menelungkup ke bawah.

Kembali ke atas

Bunga:
Berbunga agak awal

Kembali ke atas

Buah:
Buah membulat besar dengan permukaan halus, buah muda hijau muda bersih, ketika masak relatif seragam, letak buah tersembunyi di balik daun.

Kembali ke atas

Biji:
Biji termasuk berukuran sedang, berat 100 butir biji 34 g, dengan rendemen 20,3 %. Persentase biji normal 71,5 % dengan cacat biji terbanyak karena biji hampa dan biji bulat.

Kembali ke atas

Dayahasil (potensi produksi) :
1,6 – 2,2 ton/ha biji kopi pasar untuk penanaman dengan populasi 1600/ha

Kembali ke atas

Citarasa:
Baik

Kembali ke atas

Ketahanan terhadap hama penyakit utama:
Rentan nematoda parasit.

Kembali ke atas

Umur ekonomis:
25 tahun

Kembali ke atas

Daerah adaptasi:
Adaptabilitas luas, untuk semua tipe iklim dan ketinggian tempat, tetapi produktivitas maksimal pada tipe iklim basah

Kembali ke atas

Kunjungan ke-1628,
Sejak: Agustus 2004