Jok Sabutret
Skala Usaha Tani
Perkebunan di Indonesia cukup potensial untuk menghasilkan karet dan kelapa. Luas areal perkebunan karet sekitar 3,43 juta Ha pada tahun 1999, dan 84,18% merupakan areal perkebunan karet rakyat. Luas aereal perkebunan kelapa sekitar 3,68 juta Ha pada tahun 1999, dan 96,74% merupakan areal perkebunan kelapa rakyat.
Sabut kelapa tersebut sebagian besar masih digunakan sebagai bahan bakar dan sebagian kecil saja yang digunakan untuk keperluan rumah tangga, seperti kesed, tali, sapu, sikat dan barang-barang anyaman, yang masih ditangani oleh para pengrajin, lembaga sosial dan panti asuhan. Sementara kebutuhan ekspor akan sabut kelapa telah menunjukkan peningkatan yang berarti.
Berbagai jenis produk telah dapat dibuat dari serat sabut kelapa berkaret (sebutret = rubberised coirs ), antara lain barang cetakan, sit panjang, serat keriting berkaret, dan barang komposit dari campuran lateks busa dengan serat.
Serat keriting berkaret mempunyai banyak keunggulan antara lain kekenyalan dan elastisitas yang baik, cocok untuk bahan pengisi jok dan berharga relatif lebih murah dari karet busa. Penggunaannya terutama untuk jok kursi, mobil dan pesawat terbang serta keperluan rumah tangga. Serat berkaret ini dapat juga digunakan sebagai bahan penyerap getaran.
ALAT DAN MESIN PENGOLAHAN
Urutan pengolahan untuk pembuatan serat sabut kelapa berkaret, yaitu pemisahan serat, pembersihan serat, pemintalan serat, pengeritingan sit, pembentukan sit, penyemprotan sit, pengeringan awal, pembubuhan perekat, penumpukan sit, pengempaan, vulkanisasi, pemotongan sit dan pengepakan produksi.
Sedangkan alat dan mesin-mesin pengolahan untuk pembuatan serat sabut kelapa, yaitu mesin pemisah serat, mesin pemintal serat, alat pembuat tali, perlengkapan pemeraman tali, roll penggilas tambang, pencetak sit, alat penyemprot, oven vulkanisasi, alat pemotong sit.
1.Mesin pemisah serat

Berfungsi untuk memisahkan serat dari sabut kelapa
2.Mesin pemintal serat

Berfungsi untuk memintal serat-serat hingga terjadi pemintalan serat yang panjang dan digulung pada rol penggulung
3.Alat pembuat tali
Berfungsi untuk mengubah pintalan menjadi tali (tambang) dengan cara menggabungkan dan memuntir 2-4 pintalan serat
4.Roll Penggilas
Berfungsi untuk melemaskan tambang.
5.Perlengkapan pemeraman tali
Berfungsi sebagai tempat menyimpan dan mengeringkan tali yang telah diuapi di dalam tangki air mendidih.
6.Pencetak
Berfungsi sebagai tempat menyusun dan membentuk (mencetak) serat.
7.Alat penyemprot
Berfungsi untuk menyemprotkan kompon lateks terhadap sit ( pad ) serat di dalam pencetak. Alat ini dilengkapi dengan kompressor udara.
8.Oven vulkanisasi
Berfungsi untuk memvulkanisasi serat berkaret hingga menjadi produk jadi.
9.Pemotong sit
Berfungsi untuk memotong sit (produk) serat berkaret, yaitu meratakan pinggir sit setelah mengalami proses vulkanisasi.
PRODUK JOK SEBUTRET
Produksi
Kapasitas olah : 1,0 kg/jam (12 buah pad per hari kerja)
Ukuran produk : Panjang = 500mm, Lebar = 500 mm
Tebal = 100 mm
Mutu Produk
Kompon LD LS
Pampatan tetap 50% (%) 10-14 14-77
Berat jenis (kg/m 3 ) 41-48 37-47
Sifat Produk
Berongga
Kepegasan baik
Ringan dan nyaman
Harga Jok
Harga Rp. 51.500 per kilogram, atau Rp.154.500,- untuk jok berukuran 100 cm x 100 cm x 10 cm. Biaya investasi Rp. 93.100.000,- NPW : Rp. 92.377.375,-, BCR : 1,168. ; IRR : 32,98%.
Alur Proses Pembuatan Serat Sabut Kelapa Berkaret
