VII. BALAI PENELITIAN BIOTEKNOLOGI PERKEBUNAN
Mandat penelitian Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan (BPBP) tidak berdasarkan komoditas, tetapi berdasarkan bidang ilmu bioteknologi. Sehubungan dengan mandat tersebut, maka produk dan jasa yang diberikan oleh BPBP kepada para stakeholdernya mencakup semua komoditas perkebunan yang ada, tetapi yang berintikan pemecahan masalah melalui bioteknologi.
Sesuai dengan mandatnya, maka BPBP menyediakan bahan tanam dari teknik kultur jaringan, biakan mikroba, biofertilizer, bioinsektisida, biofungisida, bioaktivator pengomposan, NoBB, jasa pengujian daya kecambah biji, serta jasa diagnosis penyakit dengan pola klinik tanaman.
No. |
Macam produk |
Keterangan |
|
|
|
1. |
Kelapa Kopyor (Paten ID 0 0001 957) |
per polibeg, bibit siap tanam, persentase buah > 95% |
2. |
Bibit Pejibaye (berduri) |
per polibeg |
3. |
Bibit Sagu |
per polibeg |
4. |
Stevia |
Per bibit |
7.2. Biakan Mikroba dan Produk Lainnya
| No. |
Nama Produk |
Keterangan |
|---|---|---|
|
|
|
1. |
Biofertilizer Emas * Paten ID 0 000 206 S |
Efisiensi pupuk melalui penurunan dosis pupuk konvensional 50% |
2. |
Biofertilizer Bio-SP |
Pupuk Super Fosfat Hayati |
3. |
Miza Plus |
Pupuk Hayati Mikoriza |
4. |
Pemulih Kulit Sadap NoBB Pendaftaran Paten S-980046 |
Hormon untuk mempercepat pemulihan kulit sadap karet, baik yang terganggu oleh Brown Bast maupun yang normal. |
5. |
Perangsang Bintil Akar RhiPhosant
|
Inokulan Rhizobium dan bakteri pelarut fosfat untuk tanaman kacangan yang mampu menghilangkan kebutuhan pupuk N dan menurunkan 50% dosis pupuk P dan K konvensional |
6. |
Bioaktivator OrgaDec Paten ID 0 000 452 S |
Mempercepat pelapukan bahan organik mentah (tandan kosong kelapa sawit, sisa pangkasan teh, kulit buah kakao, tongkol jagung, kulit kopi, jerami padi & sampah pasar) |
7. |
Bioaktivator SuperDec |
Mempercepat pelapukan khusus untuk limbah padat tanaman tebu |
8. |
Biofungisida Greemi-G Paten ID 0 000 452 S |
Pengendalian penyakit : Ganoderma - k. sawit Jamur akar putih - karet, Phytophthora - kakao |
9. |
Bioinsektisida Metin Pendaftaran paten S-2000 0106 |
Pengendalian hama tanaman dalam tanah |
10. |
Bioinsektisida NirAma Pendaftaran paten S-2000 0132 |
Pengendalian hama daun |
11. |
Formulasi Beauveria bassiana Biakan murni B. bassiana (cair) Biakan murni B. bassiana (padat) |
Pengendalian Helopeltis |
12. |
Nimec |
Ekstrak nimba (neem tree) |
13. |
Promi |
Pemacu pertumbuhan |
14. |
Pupuk Cair Organik Promo |
|
15. |
Deoklin |
|
16. |
BeBeKa |
|
17. |
Sprilulina |
|
7.3. Jasa Analisis Kemurnian Genetis Tanaman / Bibit
No. |
Jenis analisis / pengujian |
Keterangan |
1. |
Analisis kemurnian genetis |
Dengan teknik biomolekul (RAPD/RFLP) |
2. |
Uji serologi tipe isolat mikroba |
|
No. |
Jenis analisis / pengujian |
Keterangan |
|
|
|
1. |
Pengujian daya kecambah biji tanaman penutup tanah dan tanaman pelindung |
Juga untuk mengetahui kadar kotoran, campuran, atau biji rusak |
7.5. Diagnosis Penyakit dengan Pola Klinik Tanaman
No. |
Jenis kegiatan |
1. |
Konsultasi dan diagnosis-identifikasi langsung secara makroskopis terhadap gejala atau tanda penyakit |
2. |
Isolasi dan identifikasi biakan murni a. Cendawan b. Bakteri c. Virus d. Nematoda |
3. |
Uji postulat Koch (pembiakan patogen, inokulasi, inkubasi, reisolasi, dan identifikasi biakan murni) |
4. |
Penerbitan Dokumentasi Resmi (per bahasa) a. Berkas pertama b. Berkas berikutnya (per berkas) |
5 |
Gambar / potret per lembar ukuran postcard |
Teknik pendekatan bioteknologi ini disebut Metode Klinik Tanaman
7.6. Analisis Mikrobiologis Bahan
| No. |
Jenis kegiatan |
|---|---|
1.
|
Total coliform Total mikroba/Jenis mikrobaSalmonella & Shigella |
2. |
Uji antimoikotik material karet Sintetik, plastik, kain & karpet |
3. |
Analisis populasi mikroba pupuk Hayati Emas |
4. |
Protease |
5. |
Extractable protein |
6 |
Species Mikroba |
7 |
Enzim ligninolitik (laktase) |
8 |
Mn-peroksidase |
9 |
Khetinase |
10 |
Fosfatase asam |
11 |
Fosfatase basa |
12 |
Gugus thiol |
13 |
Analisis Kimia |
|
* Lignin |
|
* Selulosa |
|
* Gula reduksi |
|
* β-Karoten |
|
* Sukrosa |
7.7. Analisis Mutu Air Dan Limbah Cair (Lihat 1.1)
7.8. Analisis Tanah (Lihat 1.2)
7.9. Analisis Pupuk (Lihat 1.3)
7.10. Analisis Jaringan Tanaman (Lihat 1.4)
7.11. Analisis Agrokimia (Lihat 1.5)
7.12. Pelayanan Jasa Teknis (Lihat 1.6)
No. |
Macam Publikasi |
|
|
1. |
Menara Perkebunan terbit 2 kali per tahun, masing-masing
|
No. |
Topik Pelatihan |
Durasi (hari) |
|
|
|
1. |
Perbanyakan tanaman melalui teknologi kultur jaringan. |
5
|
2 |
Teknologi pembuatan kompos dari limbah padat pertanian. |
2
|
3. |
Aplikasi biofertilizer dan biopestisida untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan perkebunan. |
3
|
4. |
Teknologi rekayasa genetik tanaman. |
5 |