II.   PUSAT  PENELITIAN  KOPI  DAN  KAKAO

Pusat Penelitian Kopi dan Kakao mengemban mandat penelitian dan pengembangan untuk komoditas kopi dan kakao. Dalam rangka membantu keberhasilan para petani dan pengusaha perkebunan kopi dan kakao, instansi ini menyediakan berbagai produk yang terkait erat dengan budidaya dan pengolahan komoditas kopi dan kakao. Produk-produk ini memiliki kandungan teknologi yang tinggi, bermutu tinggi, dan unggul dalam potensi. Di samping itu, Puslit Kopi dan Kakao juga menyediakan berbagai jasa pelayanan keahlian, antara lain: konsultansi, bantuan teknis, inspection service, pelatihan, survei kesesuaian lahan, dan studi kelayakan usaha.

2.1.     Bahan Tanaman Kopi

No.

Macam Bahan Tanaman

1.

Kecambah kopi klonal asal Somatic Embryogenesis

2.

 a.  Benih Robusta Propelegitim:

      (BP 42 x BP 358, BP 358 x BP 42)

 

 b.  Benih Arabika:

(S 795, USDA 762, Andungsari 1)

3.

 Entres:

 a.  Robusta (non BP308)

 b.  Robusta klon BP 308

 c.   Arabika

4.

 Stek berakar bertunas umur 3 – 4 bulan:

a.  Robusta anjuran non BP 308

b.  Robusta klon BP 308

c.   Arabika

5.

 Stek berakar bertunas umur 5 – 6 bulan:

a.  Robusta anjuran non BP 308

b.  Robusta klon BP 308

c.   Arabika

6.

 Bibit asal biji dalam polibeg:  

a.  Robusta propelegitim

b.  Arabika

7.

 Bibit asal stek dalam polibeg:

a.  Robusta anjuran

b.  Robusta klon BP 308

c.   Arabika

7.

Stek sambungan pasca aklimatisasi

8.

Bibit siap tanam asal sambungan hipokotil / stek sambung

2.2.     Bahan Tanaman Kakao

No.

Macam Bahan Tanaman

1.

 Kecambah kakao klonal asal Somatic Embryogenesis

2.

 Benih:

 a. Hibrida F1 hasil persilangan terbuka

 b. Hibrida F1 tahan penyakit VSD

 b. Hibrida F1 hasil persilangan buatan

 c.  Untuk batang bawah asal klon DR1, DR2, DR38

3.

 Buah: 

 a. Hibrida F1 hasil persilangan terbuka

 b. Hibrida F1 hasil persilangan buatan

 c. Untuk batang bawah asal klon DR1, DR2, DR38

4.

 Entres plagiotrop yang diambil dari tanaman klonal:    

 a.  Kakao mulia

 b.  Kakao lindak

5.

 Entres plagiotrop yang diambil dari tan. klon penjenis:    

 a.  Kakao mulia

 b.  Kakao lindak

6.

 Bibit:

 a. Kakao lindak asal benih bina persilangan terbuka

 b. Kakao lindak asal benih bina persilangan buatan

 b. Kakao lindak mulia asal okulasi / sambungan

 

2.3.     Bahan Tanaman Jarak Pagar

No.

Macam Bahan Tanaman

 

 

1.

 Bibit asal benih teridentifikasi

2.

 Bibit asal benih terseleksi

3.

 Bibit asal perbanyakan kultur jaringan

Keterangan:   Harga tersebut di atas adalah loco Jember, belum termasuk pajak dan biaya pengiriman.

 

 

 

 

2.4.     Bahan Tanaman Lainnya

No.

Macam Bahan Tanaman

 

 

1.

 Benih Lamtoro tahan kutu loncat PG 79

2.

 Entres Lamtoro

3.

 Cangkokan Lamtoro

4.

Bibit pisang siap tanam:  

 (Pisang Abaca, Pisang Ambon Kuning, Pisang

 Cavendish, Pisang Barangan, Pisang Kepok, pisang

 Raja, Pisang Susu,  Pisang Agung/Tanduk )

5.

 Planlet Pisang Pasca Aklimatisasi:

 (Pisang Abaca, Pisang Ambon Kuning, Pisang

 Cavendish, Pisang Barangan, Pisang Kepok, pisang

 Raja, Pisang Susu,  Pisang Agung/Tanduk )

6.

 Benih Tanaman Pelindung Tephrosia sp.

7.

 Benih Tanaman Pelindung  Ramayana     

8.

 Stek Arachis pintoi

9.

 Bibit Vanili

10.

 Bibit Buah Naga

11.

 Bibit Beringin

 

2.5.     Produk-Produk Lainnya 

No.

Macam Bahan Tanaman

 

 

1.

 Pupuk Majemuk Lepas Terkendali PULLET

2.

 Pupuk KOKA NP (17% N, 11% P2O5, 7% K2O, 6% CaO, 2% MgO, 3% S, dan 1% TE)

Pupuk KOKA NK (17% N, 4% P2O5, 20% K2O, 3% CaO, 2% MgO, 3% S, dan 1% TE)

Pupuk KOKA NP (18% N, 10% P2O5, 12 K2O, 4% CaO, 2% MgO, 3% S, dan 1% TE)

3.

Pupuk Si Nutri HS

3.

Mikoriza

 

Keterangan :              Harga tersebut di atas adalah loco Jember, belum termasuk pajak dan biaya pengiriman.

 

 

 

 

2.6.      Alat  dan  Mesin

1.       Alat dan mesin pengolahan kopi dan kakao: Alat dan mesin pengolahan kopi produk primer (Tabel 2.6.1), alat dan mesin pengolahan kopi produk sekunder (Tabel 2.6.2), alat dan mesin pengolahan kakao produk primer (Tabel 2.6.3), serta alat dan mesin pengolahan kakao produk sekunder (Tabel 2.6.4)

2.       Alat dan mesin pengendali mutu (Tabel 2.6.5):

·         Tester kadar air

·         Alat sangrai untuk uji citarasa

·         Alat uji belah kakao

 

3.       Alat dan mesin pengolahan komoditas lain (Tabel 2.6.6)

4.       Produk industri hilir:

·         Bubuk kopi murni Arabika dan Robusta, bubuk kopi Blend Arabika Robusta, Bubuk kopi jahe

·         Bubuk cokelat, Permen cokelat, Lemak cokelat, Pasta cokelat

 

2.6.1.  Alat dan mesin pengolahan kopi produk primer

No.*)

Alat dan Mesin

Spesifikasi

 

 

 

1.

Mesin pengupas kulit

buah (pulper)

Body : besi tuang

Kapasitas 50 kg/jam, tanpa penggerak (manual)

Body : besi tuang

Kapasitas 200 kg/jam, penggerak diesel China 8 HP, transmisi pulley dan sabuk karet V

Body : besi tuang

Kapasitas 1000 kg/jam, penggerak diesel China 8 HP, transmisi pulley dan sabuk karet V

2.

Mesin pengupas kulit

buah (pulper) hemat air EFICO 100®

Kapasitas 400 kg kopi gelondong segar / jam, penggerak motor 5,5 HP, transmisi pulley dan V belt, dimensi 90 x 70 x 115 cm

 

3.

Mesin pengupas kulit

buah (pulper) hemat air EFICO 300®

Kapasitas 1.200 kg kopi gelondong segar / jam, penggerak motor 5,5 HP, transmisi pulley dan V belt, dimensi 120 x 70 x 123 cm

4.

Mesin pengering kopi HS (dryer)

Kapasitas 1.500kg/batch  (1batch = 50 jam). Sumber panas burner minyak tanah, penggerak mesin diesel ex China 7 HP

Kapasitas 3.500kg/batch (1 batch = 50 jam).  Sumber panas tungku kayu, 6 kipas aksial, motor listrik @ 1/4 HP

5.

Mesin pencuci kopi HS (washer)

Sistem heksagonal horizontal

Kapasitas 30kg/batch [1 batch 5-7 menit]

Penggerak Motor bakar 5,5 HP

6.

Mesin pencuci kopi HS (washer) type vertkal VERTICO WS – 100®

Kapasitas 750 kg kopi berkulit tanduk basah / jam. Penggerak Motor diesel 6,5 HP, transmisi pulley, roda gigi, rantai, V belt, dimensi 68 x 100 x 107 cm, konstruksi besi baja, plat besi, dan plat besi berlubang, debit air 5 – 7 l / menit

7.

Mesin pengupas kulit

kopi kering (huller)

Kapasitas 500 kg HS/jam

Penggerak mesin diesel ex China 20 HP

8.

Mesin pengupas kulit

kopi kering (huller) tipe Engelberg horizontal LIBRICO H – 400®

Kapasitas 400 kg pasar/jam

Penggerak motor diesel 7 HP, transmisi pulley, roda gigi, dan V belt

9.

Mesin sortasi biji kopi

Kapasitas 400 kg/jam, penggerak Motor listrik 1/2 HP, Transmisi pulley dan sabuk karet V

Kapasitas 1.200 kg/jam, penggerak Motor bakar 5,5 HP, Transmisi pulley dan sabuk karet V

 


2.6.2.  Alat dan mesin pengolahan kopi produk sekunder

No.*)

Alat dan Mesin

Spesifikasi

1.

Mesin sangrai kopi

(roaster)

a. Kapasitas 50 kg/batch, (1 batch = 45 menit) Sumber panas burner minyak tanah, motor listrik 1HP

b. Kapasitas 30 kg/batch (1 batch = 45 menit)

Sumber panas burner minyak tanah, motor listrik 1/2HP

c. Kapasitas 10 kg/batch (1 batch = 45 menit)

Sumber panas burner minyak tanah, motor listrik 1/2HP

2.

Mesin pencampur [mixer]

Kapasitas 30 kg/batch [ 1batch=5-7 menit]

Penggerak motor bakar 5,5 HP

3

Mesin pembubuk kopi sangrai (grinder)

a. Kapasitas 60 kg/jam

    Penggerak mesin diesel ex China 20 HP

b. Kapasitas 30 kg/jam

    Penggerak motor bakar 5,5 HP

c. Kapasitas 15 kg/jam

    Penggerak motor bakar 5,5 HP

4.

Alat sangrai uji citarasa kopi

Kapasitas 100 g/batch [1batch:7menit]

Pemanas listrik 1000W

5.

Alat uji citarasa kopi lengkap (roaster dan grinder)

Kapasitas 100 g/batch (1 batch = 7 menit)

6.

Pengemas manual

Tipe injak p = 20 cm

7.

Pengemas vakum

Kapasitas 10 bungkus kemasan @250g.batch

8.

Kemasan aluminium

Max. isi kemasan @250 g , 5000 lembar

 

Keterangan:

*)          Penomoran sesuai dengan urutan proses

1.     Harga tersebut di atas tidak mengikat dan dapat berubah setiap saat

2.     Harga tersebut di atas adalah Loco Jember, belum termasuk pajak-pajak, belum termasuk biaya instalasi dan pelatihan operator di lokasi pemasangan.

 

 

2.6.3.  Alat dan mesin pengolahan kakao produk primer

No.*)

Alat dan Mesin

Spesifikasi

 

 

 

1.

Mesin pemecah buah dan pemisah biji (podbreaker)

Kapasitas 3 ton/jam

Penggerak motor bakar 5,5 HP

Transmisi pulley dan sabuk karet V

2.

Mesin pemeras lendir kakao (depulper)

Kapasitas 1. ton/jam

Penggerak motor bakar 5,5 HP

Transmisi pulley dan sabuk karet V

3.

Kotak Fermentasi (dua kotak)

Kapasitas 40 – 50 kg/batch

Ukuran : 400 mm x 500 mm x 500 mm (p x l x t), tebal 30 mm

 

Kapasitas 625 – 650 kg/batch

Ukuran : 170 cm x 120 cm x 50 cm (p x l x t), tebal 30 mm

 

4.

Mesin pengering (drier)

Kapasitas 1.5 ton/batch (1 batch = 50 jam), sumber panas burner minyak tanah, 2 kipas aksial,

Penggerak motor listrik @1/4 HP

Kapasitas 4 ton/batch (1 batch = 50 jam), sumber panas burner minyak tanah,6 kipas aksial,

Penggerak motor listrik @1/4 HP

5.

Mesin sortasi biji kakao [grader]

Kapasitas 4 ton/batch (1 batch = 50 jam), sumber panas tungku kayu, 3 kipas aksial,

Penggerak motor listrik @1/4 HP

 

 

Kapasitas 400 kg/jam, penggerak motor listrik 1/2HP, transmisi pulley dan sabuk karet V.

Kapasitas 1.200 kg/jam, penggerak motor bakar 5,5HP, transmisi pulley dan sabuk karet V.

 


2.6.4.  Alat dan mesin pengolahan kakao produk sekunder

No.*)

Alat dan Mesin

Spesifikasi

1.

Mesin sangrai (roaster)

Kapasitas 30 kg/batch (1 batch = 30-45 menit), Penggerak motor listrik 1HP, sumber panas burner minyak tanah

Kapasitas 20 kg/batch (1 batch = 30-45 menit), Penggerak motor listrik 1/2HP, sumber panas burner minyak tanah

Kapasitas 10 kg/batch (1 batch = 30-45 menit), Penggerak motor listrik 1/2HP, sumber panas burner minyak tanah

2.

Mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao (desheller)

Kapasitas 80 kg/jam, penggerak motor listrik ½ HP, Transmisi pulley dan sabuk karet V

3.

Mesin pemasta kasar

Kapasitas 4 kg/jam, penggerak motor listrik ½ HP, transmisi pulley dan sabuk karet V

Kapasitas 50 kg/jam, penggerak motor listrik 2 HP, pemanas listrik 500W

4.

Mesin penghalus cokelat [refiner]

Kapasitas 8 kg/batch [1batch=4jam]

Penggerak motor listrik 2HP

5.

Pemasta halusa) atau

Pembubuk cokelatb)

a)Kapasitas pemasta 10 kg/batch     

(1 batch = 20 jam) dan b)Kapasitas pembubuk 2 kg/batch (1 batch = 30 menit). Penggerak motor listrik 1/2HP

a)Kapasitas pemasta 15 kg/batch

(1 batch = 20 jam) dan b)Kapasitas pembubuk 4 kg/batch (1 batch = 30 menit). Penggerak motor listrik 1/2HP

6.

Mesin pencampur (mixer)

Kapasitas 10 kg bubuk cokelat / batch (1 batch = 20 menit), penggerak motor listrik 3 HP, 380 V

Kapasitas 12 kg permen cokelat / batch (1 batch = 30 menit), penggerak motor listrik 1 HP,220 V

7.

Mesin pengayak bubuk cokelat mekanis

Kapasitas 2 kg / batch (1 batch = 1 menit), penggerak motor listrik ½ HP, bahan ayakan SS

8.

Kempa lemak kakao

 

Manual Kapasitas 500 g/batch

(1 batch = 5  menit),

Hidroulik, kapasitas 3 kg/3menit

Penggerak motor listrik 3 kVA

9.

Oven / penyimpan bahan cokelat

Type rak, terdiri ata 15 rak x 2 sisi, dimensi (P x L x T) = 500 x 470 x 2250 mm, bahan konstruksi besi profil persegi, pemanas listrik 3000 watt dilengkapi dengan pengatur suhu

10.

Kabinet tempering bubuk cokelat

Type rak, bahan konstruksi,besi siku, plat aliminium pemanas dimensi (P x L x T) = 650 x 500 x 2100 mm,  dilengkapi dengan sistem pendingin daqn pengatur suhu /

11.

Cetakan adonan cokelat

Kulkas, alat cetakan, cetakan cokelat, panb (nampan SS) pengemas injak

 

Keterangan:

*)          Penomoran sesuai dengan urutan proses

1.     Harga tersebut di atas tidak mengikat dan dapat berubah setiap saat

2.     Harga tersebut di atas adalah Loco Jember, belum termasuk pajak-pajak, belum termasuk biaya instalasi dan pelatihan operator di lokasi pemasangan.

2.6.5.  Alat pengendali mutu

No.

Alat dan Mesin

 

 

1.

Alat ukur kadar air (Kako Tester)

Spesifikasi Teknis: Sumber arus 6 buah batere AA (@ 1,5 V), skala meter 0 – 20%, Berat 830 g

2.

Alat sangrai untuk uji citarasa

Spesifikasi Teknis:  Kapasitas 100 g/batch; pemanas tabung infra red 1000 W; penggerak motor DC 12 W; dilengkapi pengatur suhu dan waktu

3.

Alat uji belah kakao

Spesifikasi Teknis:  Kapasitas 50 biji/batch; penggerak langsung (manual)

           

            Harga tersebut di atas adalah loco Jember, belum termasuk pajak, belum termasuk biaya instalasi dan pelatihan operator di lokasi pemasangan.

 

 

2.6.6.  Alat dan mesin pengolahan komoditas lain

No.

Alat dan Mesin

Spesifikasi

 

 

 

1.

Mesin penyuling nilam

Kapasitas 50 kg daun kering /batch

(1 batch = 4 jam), bahan bakar kayu, bahan stainless steel

2.

Mesin penyerabut kelapa

Kapasitas 2.000 buah/hari

Tenaga motor diesel ex China 20 PK

3.

Mesin pengering tipe rak untuk empon-empon

Kapasitas 100 kg irisan jahe/batch

(1 batch = 12 jam)

Sumber panas burner minyak tanah

4.

Mesin pengering gabah

Kapasitas 2-4 ton/batch

5.

Mesin penyerpih limbah biomassa

Kapasitas 2-4 m3 ranting/jam

Penggerak motor bakar 5,5 PK

6.

Mesin kristalisasi minuman kesehatan instan

Kapasitas 20 liter/batch

Penggerak motor listrik 1 HP

7.

Alat press buah-buahan

Kapasitas 2-3 buah/batch

Pompa Hidroulik (manual)

Keterangan:

1.     Harga tersebut di atas tidak mengikat dan dapat berubah setiap saat

2.     Harga tersebut di atas adalah Loco Jember, belum termasuk pajak-pajak, belum termasuk biaya instalasi dan pelatihan operator di lokasi pemasangan.

 

2.7.     Analisis Mutu Biji

2.7.1.  Analisis mutu biji kopi

No.

Macam Analisis

 

 

1.

 Kadar Air:   -  Metode Oven

                    -  Tester

2.

 Kadar benda asing, kotoran, biji pecah

3.

 Jumlah nilai cacat 

4.

 Ukuran biji (lolos ayakan,   7,5 mm,   6,5 mm,   5,5 mm)

5.

 Uji Cita Rasa Kopi

6.

Kadar Ochrataxin A

 

2.7.2.  Analisis mutu biji kakao

No.

Macam Analisis

 

 

1.

 Kadar Air:   -  Metode Oven

                    -  Tester

2.

 Kadar kotoran (waste), benda asing, biji pecah

3.

 Uji belah (analisis biji cacat)

4.

 Jumlah biji per 100 gram

5.

 PH keping biji

6.

 Indeks fermentasi

7.

 Uji Cita Rasa Kakao

8.

Kadar Lemak Kakao

Catatan:

Mutu biji kakao ditetapkan berdasarkan persyaratan mutu   perdagangan untuk keperluan non-ekspor dan ekspor

 

2.8.     Analisis Mutu Air Dan Limbah Cair (Lihat 1.1)

2.9.     Analisis Tanah (Lihat 1.2)

2.10.   Analisis Pupuk (Lihat 1.3)

2.11.   Analisis Jaringan Tanaman (Lihat 1.4)

2.12.   Analisis Agrokimia (Lihat 1.5)

2.13.   Pelayanan Jasa Teknis (Lihat 1.6)

 

 

 

2.14.   Majalah dan Buku

Sebagai pemanfaatan informasi, puslit juga menyediakan berbagai majalah dan buku yang memuat teknologi, konsepsi, dan informasi mengenai agribisnis dan agroindustri perkebunan. Informasi ini dimuat dalam majalah (jurnal, warta, dan buletin), buku pedoman teknis, prosiding, dan sebagainya. Majalah dan buku tersebut disediakan untuk masyarakat yang memerlukannya.

 

No.

Macam majalah / Buku

 

 

1.

Majalah PELITA PERKEBUNAN

Terbit 3 nomor dalam setahun

2.

 Majalah WARTA PUSAT PENELITIAN KOPI DAN KAKAO

 INDONESIA  Terbit 3 nomor dalam setahun

3.

 Forum Agribisnis Perkebunan. Terbit 12 nomor dalam setahun

 Minimum pesan 10 eksemplar

 

 

 

 BUKU-BUKU

1.

 Prosiding Lokakarya Kakao Mulia

2.

 Prosiding Seminar Pengeringan Biji Kakao dengan Energi Surya

3.

 Prosiding Lokakarya Penanggulangan Hama PBK di Indonesia

4.

 Pedoman Teknis Side-cleft grafting

5.

 Pedoman Teknis Budidaya Tanaman Kopi

6.

 Pedoman Teknis Budidaya Tanaman Kakao

7.

 Panduan Lengkap Budidaya Kakao

8.

 Panduan Lengkap Kakao, Manajemen Agribisnis dari Hulu hingga Hilir

 

2.15.   Paket Pelatihan

Mengingat sumberdaya manusia menjadi aset penting dan strategis guna peningkatan kompetensi dan daya saing di era globalisasi dan liberalisasi perdagangan, maka Pusat Penelitian Kopi dan Kakao secara lebih intensif menyediakan jasa pelatihan karyawan dan para calon  karyawan yang bekerja pada agribisnis perkebunan. Pelatihan meliputi peningkatan ketrampilan dalam hal kemampuan teknis dan manajemen.

Berikut adalah kalender program pelatihan agribisnis kopi dan kakao (tentatif).

No.

Topik Pelatihan

Waktu *)

 

 

 

1.

 Uji Cita Rasa Kopi (UCKo) Tingkat Dasar (Periode I)

 Maret (2 hr.)

2.

 Uji Cita Rasa Kopi (UCKo) Tingkat Dasar (Periode II)

Agsts. (3 hr.)

3.

 Teknik Budidaya dan Pengolahan Kopi

Juni (5 hr.)

4.

 Pengelolaan OPT Kopi

April (4 hr.)

5.

 Industri Hilir Kopi

Juli (4 hr.)

6.

 Teknik Budidaya dan Pengolahan Kakao

Mei (5 hr.)

7.

 Pengelolaan OPT Kakao

Oktober (4 hr.)

8.

 Industri Hilir Kakao

Feb. (5 hr.)

9.

Pelatihan Pengolahan Limbah Kopi dan Kakao menjadi Pupuk dan Sumber Energi Alternatif

Jan. (4 hr.)

10.

Pelatihan Pembibitan Kakao Somatic Embryogenesis

(SE) (Periode I)

Juni (4 hr.)

11.

Pelatihan Pembibitan Kakao Somatic Embryogenesis

(SE) (Periode II)

Juni (4 hr.)

 

 

 

Keterangan:

1.  Waktu pelatihan tidak mengikat (dapat disesuaikan)

2.  Biaya Paket Pelatihan 1, 2 dan 7 mencakup: makan siang 1x dan snack 2x, materi pelatihan, bahan praktek dan sertifikat (peserta pada masing-masing paket pelatihan minimal 10 orang)

3.  Biaya Paket Pelatihan lainnya, di luar pelatihan 1, 2 dan 7, mencakup: penginapan, makan 3x dan snack 2x, materi pelatihan, bahan praktek serta sertifikat (peserta pada masing-masing paket pelatihan minimal 10 orang)

4.  Selain program paket pelatihan tersebut di atas, juga dilayani program pelatihan, studi banding dan wisata pendidikan dengan topik yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, sedangkan waktu dan biayanya dapat dinegosiasikan.