Klon Unggul Kelapa Sawit

 
  DXP Simalungun
  1. Potensi produksi TBS : 33 ton/ha/th
  2. Produksi TBS rata-rata : 28,4 ton/ha/th
  3. Potensi hasil (CPO) : 7,9 ton/ha/th
  4. Potensi CPO rata-rata : 8,7 ton/ha/th
  5. Rendemen minyak : 26,5%
  6. Produksi minyak inti : 0,51 ton/ha/th
  7. Kerapatan tanam : 130 – 135 pohon/ha
  8. Pertumbuhan meninggi : 0,75 – 0,80 m/th.
   DXP Langkat
  
  1. Potensi produksi TBS : 31 ton/ha/th
  2. Produksi TBS rata-rata : 27,5 ton/ha/th
  3. Potensi hasil (CPO) : 7,5 ton/ha/th
  4. Produksi CPO rata-rata : 8,3 ton/ha/th
  5. Rendemen minyak : 26,5%
  6. Produksi minyak inti : 0,51 ton/ha/th
  7. Kerapatan tanam : 130 – 135 pohon/ha
  8. Pertumbuhan meninggi : 0,75 – 0,80 m/th.
  DXP Bah Jambi
  
  1. Potensi produksi TBS : 32 ton/ha/th
  2. Produksi TBS rata-rata : 22 – 24 ton/ha/th
  3. Potensi hasil (CPO) : 7,4 ton/ha/th
  4. Produksi CPO rata-rata : 5,7 – 6,2 ton/ha/th
  5. Rendemen minyak : 23 – 26%
  6. Produksi minyak inti : 0,62 ton/ha/th
  7. Kerapatan tanam : 130 pohon/ha
  8. Pertumbuhan meninggi : 0,65 – 0,85 m/th.
  DXP Dolok Sinumbah
  
  1. Potensi produksi TBS : 31 ton/ha/th
  2. Produksi TBS rata-rata : 24 – 27 ton/ha/th
  3. Potensi hasil (CPO) : 7,7 ton/ha/th
  4. Produksi CPO rata-rata : 6,0 – 6,75 ton/ha/th
  5. Rendemen minyak : 23 – 25%
  6. Produksi minyak inti : 0,56 ton/ha/th
  7. Kerapatan tanam : 130 pohon/ha
  8. Pertumbuhan meninggi : 0,65 – 0,85 m/th.
  DXP Lame
  
  1. Potensi produksi TBS : 36 ton/ha/th
  2. Produksi TBS rata-rata : 26 – 27 ton/ha/th
  3. Potensi hasil (CPO) : 7,9 ton/ha/th
  4. Produksi CPO rata-rata : 5,9 – 7,0 ton/ha/th
  5. Rendemen minyak : 23 – 26%
  6. Produksi minyak inti : 0,60 ton/ha/th
  7. Kerapatan tanam : 143 pohon/ha
  8. Pertumbuhan meninggi : 0,55 – 0,70 m/th.
  DXP SP 1
  
  1. Potensi produksi TBS : 32 ton/ha/th
  2. Produksi TBS rata-rata : 25 – 28 ton/ha/th
  3. Potensi hasil (CPO) : 7,6 ton/ha/th
  4. Produksi CPO rata-rata : 6,5 – 7,3 ton/ha/th
  5. Rendemen minyak : 23 – 26%
  6. Produksi minyak inti : 0,49 ton/ha/th
  7. Kerapatan tanam : 143 pohon/ha
  8. Pertumbuhan meninggi : 0,40 – 0,55 m/th.
  DXP Yangambi
  
  1. Potensi produksi TBS : 39 ton/ha/th
  2. Produksi TBS rata-rata : 25 – 28 ton/ha/th
  3. Potensi hasil (CPO) : 7,5 ton/ha/th
  4. Produksi CPO rata-rata : 5,8 – 7,3 ton/ha/th
  5. Rendemen minyak : 23 – 26%
  6. Produksi minyak inti : 0,62 ton/ha/th
  7. Kerapatan tanam : 130 pohon/ha
  8. Pertumbuhan meninggi : 0,60 – 0,75 m/th.
  DXP Marihat
  
  1. Potensi produksi TBS : 31 ton/ha/th
  2. Produksi TBS rata-rata : 24 – 25 ton/ha/th
  3. Potensi hasil (CPO) : 7,9 ton/ha/th
  4. Produksi CPO rata-rata : 6,0 – 6,3 ton/ha/th
  5. Rendemen minyak : 23 – 25%
  6. Produksi minyak inti : 0,54 ton/ha/th
  7. Kerapatan tanam : 143 pohon/ha
  8. Pertumbuhan meninggi : 0,6 – 0,7 m/th.
  DXP AVROS
  
  1. Potensi produksi TBS : 30 ton/ha/th
  2. Produksi TBS rata-rata : 24 – 27 ton/ha/th
  3. Potensi hasil (CPO) : 7,8 ton/ha/th
  4. Produksi CPO rata-rata : 5,5 – 7,0 ton/ha/th
  5. Rendemen minyak : 23 – 26%
  6. Produksi minyak inti : 0,54 ton/ha/th
  7. Kerapatan tanam : 130 pohon/ha
  8. Pertumbuhan meninggi : 0,6 – 0,8 m/th.
  DXP SP 2
  
  1. Potensi produksi TBS : 30 ton/ha/th
  2. Produksi TBS rata-rata : 24 – 27 ton/ha/th
  3. Potensi hasil (CPO) : 7,5 ton/ha/th
  4. Produksi CPO rata-rata : 6,2 – 6,8 ton/ha/th
  5. Rendemen minyak : 23 – 25%
  6. Produksi minyak inti : 0,51 ton/ha/th
  7. Kerapatan tanam : 143 pohon/ha
  8. Pertumbuhan meninggi : 0,65 – 0,85 m/th.