I.  LEMBAGA RISET PERKEBUNAN INDONESIA (LRPI)

Jl. Salak No. 1A,  Bogor 16151, Indonesia.

Telp.  (0251) 8333382, 8333087, 8333088, 8333089

Fax. (0251)-8315985

E-mail: ipardboo@indo.net.id;  lrpi@telkom.net

Website: www.ipard.com

 

Lembaga Riset Perkebunan Indonesia (LRPI) merupakan Lembaga yang didirikan oleh Asosiasi Penelitian Perkebunan Indonesia (APPI) yang beranggotakan PT Perkebunan Nusan­tara I s/d XIV dan PT Rajawali Nusantara Indonesia. Mandat Lembaga ini adalah melakukan penelitian sebagai upaya menghasilkan inovasi untuk meningkatkan kinerja industri perkebunan. Institusi penelitian yang sekarang dikelola oleh LRPI berasal dari institusi penelitian yang didi­rikan sejak masa pemerintahan Belanda, yang dibangun oleh pemerintah Indonesia, dan  yang didirikan oleh BUMN Perkebunan sejak tahun 1886 sampai 1981. Pada tanggal 1 Februari 1996 telah dilakukan reorganisasi institusi penelitian menjadi enam unit kerja.

Pelayanan jasa dan penyediaan produk dilaksanakan oleh lima pusat penelitian dan satu balai penelitian yaitu :

1.       Pusat Penelitian Kopi dan Kakao di Jember, Jawa Timur

2.       Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) di Pasuruan, Jawa Timur

3.       Pusat Penelitian Teh dan Kina di Gambung, Jawa barat

4.       Pusat Penelitian Karet di Tanjung Morawa, Sumatera Utara yang memiliki empat balai yaitu Balai Penelitian Sungei Putih, Balai Penelitian Sembawa, Balai Penelitian Teknologi Karet Bogor,  dan Balai Penelitian Getas

5.       Pusat Penelitian Kelapa Sawit di Medan

6.       Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan di Bogor.

 

Dua tugas pokok LRPI adalah : 1) mengelola kegiatan inovasi melalui penelitian, dan pengembangan untuk komoditas perkebunan  yaitu kelapa sawit, karet, teh, kina, tebu, kopi, dan kakao serta 2) memberikan pelayanan jasa IPTEK kepada para stakeholder-nya, guna memperoleh dan menyebarkan paket teknologi dan konsepsi yang baru yang berguna bagi pengembangan dan pembangunan industri perkebunan di Indonesia, sehingga tetap bertahan dan lestari pada persaingan global.

Dalam melaksanakan tugasnya, LRPI didukung oleh  3.172 orang karyawan.  Terdapat  62 orang doktor, 101 master dan 267 sarjana lulusan berbagai perguruan tinggi terkemuka di da­lam dan luar negeri yang merupakan andalan LRPI dalam melaksanakan tugasnya.

Sarana penunjang yang lengkap disediakan untuk menunjang kegiatan penelitian, pe­ngembangan, pengkajian dan pelayanan jasa. Laboratorium penelitian dilengkapi dengan ber­bagai peralatan modern antara lain High Performance Liquid Chromatograph, Gas Chromato­graph, Atomic Absorption Spectrograph, Electron Microscope, RAPD dan RFLP.  Untuk pene­litian pengolahan dalam skala pilot disediakan pabrik percobaan agar diperoleh paket teknologi dan peralatan yang memberikan keuntungan ekonomis yang tinggi bagi industri perkebunan. Rumah kaca yang dilengkapi dengan peralatan otomatis dimanfaatkan untuk  simulasi pertum­buhan tanaman. Untuk melaksanakan scale-up terdapat kebun percobaan seluas lebih dari 4.700 ha yang tersebar di 27 lokasi dengan berbagai ekosistem.

Dalam melayani pengguna, LRPI menyediakan :

1.       Jasa pelayanan teknis: studi kesesuaian lahan, studi kelayakan usaha perkebunan, rekomendasi pemupukan, pemetaan tanah detail, konsultansi pemecahan masalah usaha misalnya pengolahan, pengendalian hama penyakit, pemilihan dan pemurnian klon,  pengendalian limbah, dan sebagainya.

2.       Analisis dan pengujian teknis: pengujian tanah, jaringan tanaman, pupuk,  pengujian produk kelapa sawit, karet, teh, kina, gula tebu, kopi, kakao.  Juga melakukan pengujian mutu bahan pembantu pengolahan dan agrokimia serta kalibrasi alat dan mesin yang digunakan dalam proses produksi hasil perkebunan.

3.       Sertifikasi mutu ekspor: pengambilan contoh dan pengujian terhadap produk yang akan diekspor lengkap dengan sertifikat mutu sesuai dengan spesifikasi dan standar ekspor komoditas perkebunan.

4.       Bahan tanaman unggul: bibit dan benih unggul dari berbagai klon atau varietas yang telah diuji melalui penelitian, antara lain kelapa sawit, karet, teh, kina, tebu, kopi, dan kakao, dalam bentuk biji, bibit tanaman dalam polibeg, plantlet, entres, dan sebagainya.

5.       Bahan dan sarana produksi lainnya: untuk membantu proses produksi juga disediakan biakan mikroba, peralatan, dan bahan-bahan lainnya yaitu biofertilizer, biofungisida, NoBB, perangsang bintil akar, kompos Rhizobium, mikoriza, feromon, lalat Jatiroto, INOLA 21,  mesin pengolahan kopi dan kakao,  mesin pengolahan CPO skala mini, dan sebagainya.

 

Pusat-pusat penelitian menyediakan jenis jasa dan produk khusus yang dicantumkan pada bab II s/d VII, sedangkan beberapa jenis jasa dan produk yang dapat dilaksanakan dan disediakan oleh kelima pusat penelitian dan satu balai penelitian dalam lingkup LRPI adalah sebagaimana tercantum di bawah ini.


1.1.     Analisis Mutu Air dan Limbah Cair

No.

Jenis analisis

Tarif  analisis

(Rp / contoh)

1.

 

Kadar besi (Fe), tembaga (Cu), mangan (Mn), timbal (Pb), zinc (Zn), dan boron (B),  masing-masing

74.000

2.

Kadar kobalt (Co), chrom (Cr), nikel (Ni),  dan cadmium (Cd),  masing-masing

83.000

3.

Kadar silikat (Si) dan aluminium (Al),  masing-masing

58.000

4.

Kadar sodium/natrium (Na), barium (Ba), dan argentum (Ag),  masing-masing

71.000

5.

Kadar kalsium (Ca), potassium/kalium (K), dan magnesium (Mg),   masing-masing

76.000

6.

Kadar air raksa (Hg)

178.000

7.

Kadar arsen (As)

102.000

8.

Kadar timah putih / stanum (Sn) dan stibium (Sb),  masing-masing

76.000

9.

Kadar khlor (Cl2)

56.000

10.

Kadar khlorida (Cl)

43.000

11.

Sulfur/sulfat  (S/SO4)

51.000

12.

Kadar bromide (Br), iodide (I2), fluoride (F),  fosfor (P), dan fosfat (P2O5),  masing-masing

54.000

13.

Nitrogen total

58.000

14.

Nitrogen nitrat (N-N03), nitrit, kadar bikarbonat (HCO3),  dan bilangan permanganat (KMnO4),  masing-masing

51.000

15.

Nitrogen ammonia (N-NH3)

28.000

16.

Bilangan karbonat (CO3)

28.000

17.

Hidroksida  (OH)

38.000

18.

Minyak dan lemak (Oil and grease)

58.000

19.

Karbondioksida (CO2)

30.000

20.

Karbon

33.000

21.

Biochemical oxygen demand  (BOD)

96.000

22.

Chemical oxygen demand (COD)

127.000

23.

Dissolved oxygen  (DO)

51.000

24.

Kadar abu dan kadar sisa pemijaran,  masing-masing

45.000

25.

Kadar padatan terapung, padatan tersuspensi, padatan terlarut, dan padatan total sisa penguapan,  masing-masing

35.000

26.

Kesadahan

44.000

27.

pH

44.000

28.

CO2 berbahaya

23.000

29.

Alkalinitas

33.000

30.

Daya hantar listrik

26.000

31.

Volatile fatty acid (VFA)

45.000

32.

Warna (Color)

17.000

 


1.2.     Analisis Tanah

No.

Jenis analisis

Tarif  analisis

(Rp / contoh)

1.

Analisis mekanis (hidrometer)

30.000

2.

Analisis mekanis (pipet) – Tekstur cara pipet

51.000

3.

pH (H2O)

23.000

4.

pH (KCl  1N)

26.000

5.

E.C. 25°C (Daya hantar listrik)

17.000

6.

C - Organik, N - Kjeldahl, N - NH4, dan N - NO3,   masing-masing

33.000

7.

P-Bray I, P-Bray II, P-Olsen,  dan P-asam sitrat,   masing-masing

30.000

8.

P2O5 - HCl 25 %

36.000

9.

K2O - HCl 25 %, K2O – Oksalat, CaO - HCl 25 %, dan MgO - HCl 25 %,   masing-masing

38.000

10.

K- exchangeable, Na - exchangeable, Ca- exchangeable, dan   Mg – exchangeable

(NH4 – asetat 1 N pH 7,0) :

 

 

 

·         Satu jenis kation tertukar

·         Dua jenis kation tertukar

·         Tiga jenis kation tertukar

·         Empat jenis kation tertukar

71.000

83.000

96.000

114.000

11.

Cation Exchange Capacity (CEC) – Kapasitas Tukar Kation (KTK)

109.000

12.

Al - dapat ditukar dan H - dapat ditukar,   masing-masing

38.000

13.

Kadar aluminium (Al), borium (B), kobalt (Co), khlor (Cl), besi (Fe), mangan (Mn), molibdenum (Mo), nikel (Ni), timbal (Pb),  zinc (Zn), tembaga (Cu), sulfur atau sulfat (S-SO4), dan S-total,   masing˛

64.000

14.

Kadar cadmium (Cd)

74.000

15.

Sisa pijar

35.000

16.

Analisis mineral pasir

76.000

17.

Berat volume (bulk density)

38.000

18.

Permeabilitas

57.000

19.

pF (pF1, pF2, pF3, pF4, pF4,2)

173.000

20.

Particle density (kerapatan partikel) dan stabilitas agregat/stabilitas partikel,   masing-masing

76.000

21.

Kebutuhan kapur cara penyangga SMP

29.000

22.

Kebutuhan kapur cara kalsium hidroksida

52.000

23.

Kadar air

17.000

25.

Populasi mikoriza

46.000

26.

Kejenuhan basa

24.000

 


1.3.     Analisis Pupuk

No.

Jenis analisis

Tarif  analisis 

(Rp / contoh)

1.

Pupuk anorganik dan organik

 

 

·      Satu unsur

·      Dua unsur

·      Tiga unsur

·      Tambahan per unsur berikutnya

203.000

228.000

253.000

64.000

2.

Kapasitas Tukar Kation (KTK)

102.000

3.

pH

23.000

4.

Kelarutan pupuk tablet

21.000

5.

Kehalusan

23.000

 

1.4.     Analisis Jaringan Tanaman

No.

Jenis analisis

Tarif  analisis

(Rp / contoh)

1.

Kadar nitrogen (N), fosfor (P), potassium/kalium (K), sodium/natrium (Na), kalsium (Ca), magnesium (Mg), khlor/khlorida (Cl), sulfur atau sulfat (S atau SO4),  masing-masing

43.000

2.

Aluminium (Al), boron (B), besi (Fe),  mangan (Mn), tembaga (Cu), dan seng/zinc (Zn),  masing-masing

57.000

3.

Cadmium (Cd), cobalt (Co), dan stibium (Sb),  masing-masing

76.000

4.

Molibdenum (Mo), chrom (Cr), dan nikel (Ni),   masing-masing

76.000

5.

Timbal (Pb)

114.000

6.

Nitrat (NO3) dan silikat (SiO2),    masing-masing

33.000

7.

Merkuri (Hg)

222.000

8.

Arsen  (As)

222.000

9.

Timah Putih/stanum (Sn)

134.000

10.

Khlorofil

140.000

11.

Karbon (C)

33.000

 


1.5.     Analisis Agrokimia (Kandungan Bahan Aktif)

No.

Jenis analisis

Tarif  analisis  

(Rp / contoh)

1.

Residu solven, toluen, alkohol  masing-masing

400.000

2.

Residu organoklorin (DDT, Endosulfan, Lindan, Propargit)

1.500.000

3.

Residu organofosfat (Bromofost, Klorpirifos, Fenitrotion, Metidation, Glyphosat)

1.500.000

4.

Residu piretroid (Siflunothrin, Bufrofezin, Sipermetrin, Fenpropatrin)

 

5.

Residu karbamat

1.500.000

6.

Residu bahan aktif pestisida golongan Triazal (Flusilazal)

1.500.000

7.

Bahan aktif formulasi pestisida

1.000.000

*) Analisis lebih dari 5 unsur dikenakan biaya analisis dua kali tarif.

1.6.     Pelayanan Jasa Teknis

Pelayanan jasa teknis yang dapat diberikan meliputi jasa konsultansi, inspection service, pelatihan, pemetaan tanah detail, studi kesesuaian lahan, studi kelayakan, rekomendasi pemupukan, bantuan teknis, uji efikasi, dan teknologi pengendalian limbah pabrik.

1.6.1.  Jasa konsultansi, inspection service, bantuan teknis, dan pelatihan.

Pelayanan jasa konsultansi, Inspection service, bantuan teknis, dan pelatihan kepada pengguna dilaksanakan oleh staf ahli yang berpengalaman. Konsultansi tersebut meliputi penyelesaian masalah budidaya tanaman, pengolahan hasil kebun, manajemen usaha, dan pengelolaan limbah.  Untuk kegiatan pelayanan tersebut,  pengguna baik anggota maupun non-anggota APPI dibebani biaya sebagai berikut:

(a)           berdasarkan tarif per man-day efektif masing-masing sebesar Rp 400.000,- (untuk anggota APPI) dan Rp 800.000,- (untuk non-anggota APPI). Tarif ini diterapkan untuk berbagai kegiatan yang memerlukan waktu penyelesaian yang lama, yakni lebih dari satu minggu.

(b)           berdasarkan tarif man-hour efektif berkisar antara Rp 100.000,- sampai Rp 350.000,- tergantung pada jenis kegiatan dan tingkat kesulitan yang dihadapi. Tarif ini dikenakan untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat jangka pendek, yakni yang penyelesaiannya kurang dari satu minggu.

 

Tarif yang dikenakan sudah meliputi biaya penggantian hari kerja dan jasa puslit, serta berlaku baik untuk kegiatan yang bersifat insidental maupun kegiatan yang dilakukan dalam waktu relatif panjang berdasarkan kontrak.

 

Jumlah man-day yang dibebankan kepada pengguna dihitung berdasarkan jumlah waktu yang benar-benar efektif yang dihabiskan untuk penyelesaian tugas, mulai dari persiapan sampai dengan penyusunan laporan. Selain itu, semua biaya yang timbul karena adanya kegiatan tersebut menjadi beban pengguna. Biaya tersebut meliputi : biaya transpor, lumpsum dinas luar, biaya bahan, upah, biaya pengumpulan dan analisis data, biaya analisis laboratorium, dan biaya penyiapan laporan (ketik, penggandaan, dll), pajak, serta biaya-biaya lain yang disepakati oleh kedua belah pihak.

1.6.2.  Studi kesesuaian lahan.

Pelaksanaan pekerjaan berdasarkan kontrak kerja. Studi ini menghasilkan rekomendasi apakah suatu lahan cocok dengan komoditas yang diusulkan oleh pengguna, baik dengan atau tanpa peta tanah semi-detail berskala 1:25.000 hingga 1:50.000. Kegiatan studinya mirip pemetaan tanah detail hanya pengamatan lapangan dan/atau pengambilan contoh tanahnya tidak seintensif pemetaan tanah detail. Tarifnya sangat ditentukan oleh kondisi lahan (landai, bergelombang, bekas kebun, bebas hutan dll.). Biaya-biaya transpor pulang-pergi dari tempat kedudukan ke lokasi, transpor lokal, akomodasi dan konsumsi surveyor selama bertugas, serta upah tenaga setempat, menjadi tanggungan pengguna. Jika data pendukung lapangan untuk membuat interpretasi tidak mencukupi, maka perlu ada tambahan biaya khusus untuk keperluan melengkapi data tersebut.

1.6.3.  Pemetaan tanah detail.

Pelaksanaan pekerjaan berdasarkan kontrak kerja. Hasil kerja berupa peta berskala 1:10.000 atau lebih besar, intepretasi peta tanah, peluang pemanfaatan  tanah, serta rekomendasi pengelolaan tanah menurut karakter khas tanahnya. Biayanya ditetapkan berdasarkan kondisi lahan (bekas kebun atau bekas hutan). Biaya-biaya transpor pulang-pergi dari tempat kedudukan ke lokasi, transpor lokal, akomodasi, dan konsumsi surveyor selama bertugas, serta upah tenaga setempat, menjadi tanggungan pengguna.

 

No.

Jenis pekerjaan

Tarif  dasar (Rp / ha)

1.

Studi kesesuaian lahan

  7.500

2.

Pemetaan tanah detail

13.750

 

 

 

 

1.6.4.  Studi kelayakan kebun.

Kegiatan studi kelayakan kebun ini bertujuan untuk memperoleh kepastian kelayakan pembangunan kebun di areal yang telah dicadangkan baik ditinjau dari aspek teknis (dalam pengertian agronomis, kesesuaian lahan, tata ruang, penentuan lokasi pabrik, maupun ekonomis finansialnya).  Biaya operasional yang meliputi: biaya analisis laboratorium, transport pulang-pergi dari tempat kedudu­kan ke lokasi, transport lokal, serta akomodasi dan konsumsi surveyor selama bertugas, serta upah tenaga setempat menjadi tanggungan pengguna dan di luar tarif di bawah ini.  Tarif studi kelayakan kebun sesuai Tabel berikut dan norma perhitungan adalah secara regresif (500 ha pertama dengan tarif Rp 17.000,- /ha, ditambah 500 ha ke dua dengan tarif Rp 16.400,- /ha, ditambah 2.000 ha dengan tarif Rp 16.000,- /ha, dan seterusnya).  Minimum kontrak adalah sebesar Rp. 7.500.000,- di luar biaya operasional.

1.6.5   Rekomendasi pemupukan.

Tarif rekomendasi pemupukan ditetapkan per hektar dan biaya rekomendasi ditetapkan atas dasar luas areal yang direkomendasikan. Tarif tersebut tidak termasuk biaya operasional. Biaya operasional berupa biaya analisis laboratorium, transportasi, akomodasi, dan konsumsi petugas, serta upah tenaga lapangan menjadi beban pengguna.  Perhitungan tarif dilakukan secara regresif mengikuti klasifikasi luasan areal.  Tarif ini berlaku umum untuk semua jenis komoditas perkebunan dan semua kelompok pengguna jasa.

 

No.

Luas areal (ha)

Tarif jasa (Rp / ha)

Studi kelayakan

Rekomendasi pemupukan

1.

 

500

17.000

11.500

2.

501

-

1.000

16.400

10.300

3.

1.001

-

3.000

16.000

10.100

4.

3.001

-

6.000

10.100

6.100

5.

6.001

-

10.000

9.500

5.300

6.

10.001

-

20.000

8.700

4.800

7.

20.001

-

30.000

8.300

4.600

8.

30.001

-

40.000

8.000

4.500

9.

40.001

-

50.000

7.200

4.200

10.

 

50.000

6.600

3.900

 


1.6.6   Uji efikasi

Uji efikasi berbagai produk baru (pupuk, herbisida, insektisida, fungisida, nematisida), tarifnya disesuaikan dengan kasus dan ditetapkan berdasarkan kontrak.

1.7.     Produk Lainnya

Selain bahan tanaman mandat pusat penelitian, juga disediakan berbagai bahan tanaman unggulan dan jati untuk keperluan hutan industri maupun lainnya.  Bibit tanaman jati ini disiapkan melalui teknologi kultur jaringan dan dapat disediakan oleh semua unit kerja lingkup LRPI.  Berbagai produk atau bahan tanaman unggulan yang dapat disediakan adalah sebagai berikut:

No.

Macam Bahan / Tanaman Unggulan

Harga (Rp)

1.

 Bibit Jati Kultur Jaringan  

10.000

per bibit

2.

 Planlet Jati

5.000

per planlet

3.

 Bibit pisang siap tanam:  

(Pisang Abaca, Pisang Ambon Kuning, Pisang Cavendish, Pisang Barangan, Pisang Kepok, pisang Raja, Pisang Susu,  Pisang Agung/Tanduk )

4.650

 

per polibeg

 

4.

 Planlet Pasca Aklimatisasi:

(Pisang Abaca, Pisang Ambon Kuning, Pisang Cavendish, Pisang Barangan, Pisang Kepok, pisang Raja, Pisang Susu,  Pisang Agung/Tanduk )

3.150

 

per planlet

 

1.8.     Publikasi

Setiap pusat dan balai penelitian dilengkapi dengan perpustakaan yang menyediakan berbagai informasi tentang ilmu pengetahuan dan teknologi, baik hasil penelitian para peneliti lingkup LRPI maupun terbitan dari institusi lain dalam bentuk majalah, jurnal, buku, monografi, dokumentasi foto, dan produk audiovisual lainnya.  Perpustakaan terbuka untuk umum dengan membawa surat pengantar dari instansi atau perguruan tinggi.

Hasil-hasil penelitian secara berkala dipublikasikan dalam bentuk ilmiah yaitu Jurnal Penelitian dan dalam bentuk semi populer yaitu Warta Pusat Penelitian masing-masing tiga kali setahun.  Pedoman teknis diterbitkan dalam bentuk buku, booklet, atau leaflet.  Setiap selesai mengadakan pertemuan ilmiah, pusat penelitian menerbitkan prosiding atau kumpulan makalah, beberapa diantaranya ditulis dalam bahasa Inggris.

1.9.     Pelatihan

Untuk meningkatkan kemampuan teknis sumberdaya manusia, semua pusat dan balai penelitian dapat memberikan pelatihan sebagaimana dijelaskan pada bab II s/d VII dan jenis pelatihan khusus yang belum dicantumkan dapat diberikan atas permintaan pengguna.

 


 

II.   PUSAT  PENELITIAN  KOPI  DAN  KAKAO

Pusat Penelitian Kopi dan Kakao mengemban mandat penelitian dan pengembangan untuk komoditas kopi dan kakao. Dalam rangka membantu keberhasilan para petani dan pengusaha perkebunan kopi dan kakao, instansi ini menyediakan berbagai produk yang terkait erat dengan budidaya dan pengolahan komoditas kopi dan kakao. Produk-produk ini memiliki kandungan teknologi yang tinggi, bermutu tinggi, dan unggul dalam potensi. Di samping itu, Puslit Kopi dan Kakao juga menyediakan berbagai jasa pelayanan keahlian, antara lain: konsultansi, bantuan teknis, inspection service, pelatihan, survei kesesuaian lahan, dan studi kelayakan usaha.

2.1.     Bahan Tanaman Kopi

No.

Macam Bahan Tanaman

Harga (Rp)

1.

Kecambah kopi klonal asal Somatic Embryogenesis

5.000

per kecambah   

2.

 a.  Benih Robusta Propelegitim:

      (BP 42 x BP 358, BP 358 x BP 42)

135

per butir

 

 b.  Benih Arabika:

(S 795, USDA 762, Andungsari 1)

150

per butir

3.

 Entres:

 a.  Robusta (non BP308)

 b.  Robusta klon BP 308

 c.   Arabika

 

1.125

1.550

1.550

 

per ruas

per ruas

per ruas

4.

 Stek berakar bertunas umur 3 – 4 bulan:

a.  Robusta anjuran non BP 308

b.  Robusta klon BP 308

c.   Arabika

 

2.500

3.625

3.625

 

per batang

per batang

per batang

5.

 Stek berakar bertunas umur 5 – 6 bulan:

a.  Robusta anjuran non BP 308

b.  Robusta klon BP 308

c.   Arabika

 

3.500

4.625

4.625

 

per batang

per batang

per batang

6.

 Bibit asal biji dalam polibeg:  

a.  Robusta propelegitim

b.  Arabika

 

3.625

3.750

 

per batang

per batang

7.

 Bibit asal stek dalam polibeg:

a.  Robusta anjuran

b.  Robusta klon BP 308

c.   Arabika

        

    4.500

5.350

5.350

 

per batang

per batang

per batang

7.

Stek sambungan pasca aklimatisasi

4.375

per batang

8.

Bibit siap tanam asal sambungan hipokotil / stek sambung

5.950

per batang

2.2.     Bahan Tanaman Kakao

No.

Macam Bahan Tanaman

Harga (Rp)

1.

 Kecambah kakao klonal asal Somatic Embryogenesis

5.500

per kecambah

2.

 Benih:

 a. Hibrida F1 hasil persilangan terbuka

 b. Hibrida F1 tahan penyakit VSD

 b. Hibrida F1 hasil persilangan buatan

 c.  Untuk batang bawah asal klon DR1, DR2, DR38

 

500

750

1.500

600

 

per biji 

per biji 

per biji 

per biji 

3.

 Buah: 

 a. Hibrida F1 hasil persilangan terbuka

 b. Hibrida F1 hasil persilangan buatan

 c. Untuk batang bawah asal klon DR1, DR2, DR38

 

8.000

24.500

9.800

 

per buah 

per buah

per buah

4.

 Entres plagiotrop yang diambil dari tanaman klonal:    

 a.  Kakao mulia

 b.  Kakao lindak

 

1.750

1.750

 

per ruas

per ruas

5.

 Entres plagiotrop yang diambil dari tan. klon penjenis:    

 a.  Kakao mulia

 b.  Kakao lindak

 

5.000

5.000

 

per ruas

per ruas

6.

 Bibit:

 a. Kakao lindak asal benih bina persilangan terbuka

 b. Kakao lindak asal benih bina persilangan buatan

 b. Kakao lindak mulia asal okulasi / sambungan

 

3.625

4.375

6.875

 

per batang

per batang

per batang

 

2.3.     Bahan Tanaman Jarak Pagar

No.

Macam Bahan Tanaman

Harga (Rp)

 

 

 

 

1.

 Bibit asal benih teridentifikasi

1.200

per polibeg

2.

 Bibit asal benih terseleksi

1.500

per polibeg

3.

 Bibit asal perbanyakan kultur jaringan

3.000

per polibeg

Keterangan:   Harga tersebut di atas adalah loco Jember, belum termasuk pajak dan biaya pengiriman.

 

 

 

 

2.4.     Bahan Tanaman Lainnya

No.

Macam Bahan Tanaman

Harga (Rp)

 

 

 

 

1.

 Benih Lamtoro tahan kutu loncat PG 79

114.000

per kg

2.

 Entres Lamtoro

3.500

per meter 

3.

 Cangkokan Lamtoro

5.400

per batang

4.

Bibit pisang siap tanam:  

 (Pisang Abaca, Pisang Ambon Kuning, Pisang

 Cavendish, Pisang Barangan, Pisang Kepok, pisang

 Raja, Pisang Susu,  Pisang Agung/Tanduk )

 

4.650

 

 

per polibeg 

 

5.

 Planlet Pisang Pasca Aklimatisasi:

 (Pisang Abaca, Pisang Ambon Kuning, Pisang

 Cavendish, Pisang Barangan, Pisang Kepok, pisang

 Raja, Pisang Susu,  Pisang Agung/Tanduk )

     3.150

 

per planlet

 

6.

 Benih Tanaman Pelindung Tephrosia sp.

   15.650

per kg

7.

 Benih Tanaman Pelindung  Ramayana     

   61.000

per kg

8.

 Stek Arachis pintoi

        450

per stek  (20cm)

9.

 Bibit Vanili

     4.650

per polibeg

10.

 Bibit Buah Naga

   17.500

per polibeg

11.

 Bibit Beringin

     4.150

per polibeg

 

2.5.     Produk-Produk Lainnya 

No.

Macam Bahan Tanaman

Harga (Rp)

 

 

 

 

1.

 Pupuk Majemuk Lepas Terkendali PULLET

 6.000

per kg

2.

 Pupuk KOKA NP (17% N, 11% P2O5, 7% K2O, 6% CaO, 2% MgO, 3% S, dan 1% TE)

Pupuk KOKA NK (17% N, 4% P2O5, 20% K2O, 3% CaO, 2% MgO, 3% S, dan 1% TE)

Pupuk KOKA NP (18% N, 10% P2O5, 12 K2O, 4% CaO, 2% MgO, 3% S, dan 1% TE)

6.500 – 7.500*)

per kg

3.

Pupuk Si Nutri HS

6.000

per kg

3.

Mikoriza

120.000

per kg

 

Keterangan :              Harga tersebut di atas adalah loco Jember, belum termasuk pajak dan biaya pengiriman.

*)      Harga franco lokasi untuk wilayah Jawa – Madura adalah Rp. 6.500,- per kg; harga franco lokasi untuk wilayah luar Pulau Jawa dan Madura (selain Maluku dan Irian) adalah Rp. 7.500,- per kg

 

 

 

2.6.      Alat  dan  Mesin

1.       Alat dan mesin pengolahan kopi dan kakao: Alat dan mesin pengolahan kopi produk primer (Tabel 2.6.1), alat dan mesin pengolahan kopi produk sekunder (Tabel 2.6.2), alat dan mesin pengolahan kakao produk primer (Tabel 2.6.3), serta alat dan mesin pengolahan kakao produk sekunder (Tabel 2.6.4)

2.       Alat dan mesin pengendali mutu (Tabel 2.6.5):

·         Tester kadar air

·         Alat sangrai untuk uji citarasa

·         Alat uji belah kakao

 

3.       Alat dan mesin pengolahan komoditas lain (Tabel 2.6.6)

4.       Produk industri hilir:

·         Bubuk kopi murni Arabika dan Robusta, bubuk kopi Blend Arabika Robusta, Bubuk kopi jahe

·         Bubuk cokelat, Permen cokelat, Lemak cokelat, Pasta cokelat

 

2.6.1.  Alat dan mesin pengolahan kopi produk primer

No.*)

Alat dan Mesin

Spesifikasi

Harga (Rp.)

 

 

 

 

1.

Mesin pengupas kulit

buah (pulper)

Body : besi tuang

Kapasitas 50 kg/jam, tanpa penggerak (manual)

19.662.500

Body : besi tuang

Kapasitas 200 kg/jam, penggerak diesel China 8 HP, transmisi pulley dan sabuk karet V

27.706.500

Body : besi tuang

Kapasitas 1000 kg/jam, penggerak diesel China 8 HP, transmisi pulley dan sabuk karet V

45.313.500

2.

Mesin pengupas kulit

buah (pulper) hemat air EFICO 100®

Kapasitas 400 kg kopi gelondong segar / jam, penggerak motor 5,5 HP, transmisi pulley dan V belt, dimensi 90 x 70 x 115 cm

 

13.500.000

3.

Mesin pengupas kulit

buah (pulper) hemat air EFICO 300®

Kapasitas 1.200 kg kopi gelondong segar / jam, penggerak motor 5,5 HP, transmisi pulley dan V belt, dimensi 120 x 70 x 123 cm

25.100.000

4.

Mesin pengering kopi HS (dryer)

Kapasitas 1.500kg/batch  (1batch = 50 jam). Sumber panas burner minyak tanah, penggerak mesin diesel ex China 7 HP

63.903.500

Kapasitas 3.500kg/batch (1 batch = 50 jam).  Sumber panas tungku kayu, 6 kipas aksial, motor listrik @ 1/4 HP

187.240.600

5.

Mesin pencuci kopi HS (washer)

Sistem heksagonal horizontal

Kapasitas 30kg/batch [1 batch 5-7 menit]

Penggerak Motor bakar 5,5 HP

46.028.500

6.

Mesin pencuci kopi HS (washer) type vertkal VERTICO WS – 100®

Kapasitas 750 kg kopi berkulit tanduk basah / jam. Penggerak Motor diesel 6,5 HP, transmisi pulley, roda gigi, rantai, V belt, dimensi 68 x 100 x 107 cm, konstruksi besi baja, plat besi, dan plat besi berlubang, debit air 5 – 7 l / menit

20.250.000

7.

Mesin pengupas kulit

kopi kering (huller)

Kapasitas 500 kg HS/jam

Penggerak mesin diesel ex China 20 HP

48.888.500

8.

Mesin pengupas kulit

kopi kering (huller) tipe Engelberg horizontal LIBRICO H – 400®

Kapasitas 400 kg pasar/jam

Penggerak motor diesel 7 HP, transmisi pulley, roda gigi, dan V belt

20.250.000

9.

Mesin sortasi biji kopi

Kapasitas 400 kg/jam, penggerak Motor listrik 1/2 HP, Transmisi pulley dan sabuk karet V

37.931.000

Kapasitas 1.200 kg/jam, penggerak Motor bakar 5,5 HP, Transmisi pulley dan sabuk karet V

42.900.000

 


2.6.2.  Alat dan mesin pengolahan kopi produk sekunder

No.*)

Alat dan Mesin

Spesifikasi

Harga (Rp.)

1.

Mesin sangrai kopi

(roaster)

a. Kapasitas 50 kg/batch, (1 batch = 45 menit) Sumber panas burner minyak tanah, motor listrik 1HP

108.228.600

b. Kapasitas 30 kg/batch (1 batch = 45 menit)

Sumber panas burner minyak tanah, motor listrik 1/2HP

81.778.500

c. Kapasitas 10 kg/batch (1 batch = 45 menit)

Sumber panas burner minyak tanah, motor listrik 1/2HP

31.281.500

2.

Mesin pencampur [mixer]

Kapasitas 30 kg/batch [ 1batch=5-7 menit]

Penggerak motor bakar 5,5 HP

42.006.500

3

Mesin pembubuk kopi sangrai (grinder)

a. Kapasitas 60 kg/jam

    Penggerak mesin diesel ex China 20 HP

45.581.500

b. Kapasitas 30 kg/jam

    Penggerak motor bakar 5,5 HP

34.856.500

c. Kapasitas 15 kg/jam

    Penggerak motor bakar 5,5 HP

29.047.000

4.

Alat sangrai uji citarasa kopi

Kapasitas 100 g/batch [1batch:7menit]

Pemanas listrik 1000W

25.919.000

5.

Alat uji citarasa kopi lengkap (roaster dan grinder)

Kapasitas 100 g/batch (1 batch = 7 menit)

58.094.000

6.

Pengemas manual

Tipe injak p = 20 cm

5.094.500

7.

Pengemas vakum

Kapasitas 10 bungkus kemasan @250g.batch

43.794.000

8.

Kemasan aluminium

Max. isi kemasan @250 g , 5000 lembar

7.150.000

 

Keterangan:

*)          Penomoran sesuai dengan urutan proses

1.     Harga tersebut di atas tidak mengikat dan dapat berubah setiap saat

2.     Harga tersebut di atas adalah Loco Jember, belum termasuk pajak-pajak, belum termasuk biaya instalasi dan pelatihan operator di lokasi pemasangan.

 

 

2.6.3.  Alat dan mesin pengolahan kakao produk primer

No.*)

Alat dan Mesin

Spesifikasi

Harga (Rp.)

 

 

 

 

1.

Mesin pemecah buah dan pemisah biji (podbreaker)

Kapasitas 3 ton/jam

Penggerak motor bakar 5,5 HP

Transmisi pulley dan sabuk karet V

87.140.750

2.

Mesin pemeras lendir kakao (depulper)

Kapasitas 1. ton/jam

Penggerak motor bakar 5,5 HP

Transmisi pulley dan sabuk karet V

58.093.750

3.

Kotak Fermentasi (dua kotak)

Kapasitas 40 – 50 kg/batch

Ukuran : 400 mm x 500 mm x 500 mm (p x l x t), tebal 30 mm

 

1.300.000

Kapasitas 625 – 650 kg/batch

Ukuran : 170 cm x 120 cm x 50 cm (p x l x t), tebal 30 mm

 

5.500.000

4.

Mesin pengering (drier)

Kapasitas 1.5 ton/batch (1 batch = 50 jam), sumber panas burner minyak tanah, 2 kipas aksial,

Penggerak motor listrik @1/4 HP

63.892.500

Kapasitas 4 ton/batch (1 batch = 50 jam), sumber panas burner minyak tanah,6 kipas aksial,

Penggerak motor listrik @1/4 HP

251.579.000

5.

Mesin sortasi biji kakao [grader]

Kapasitas 4 ton/batch (1 batch = 50 jam), sumber panas tungku kayu, 3 kipas aksial,

Penggerak motor listrik @1/4 HP

251.579.000

 

 

Kapasitas 400 kg/jam, penggerak motor listrik 1/2HP, transmisi pulley dan sabuk karet V.

21.655.600

Kapasitas 1.200 kg/jam, penggerak motor bakar 5,5HP, transmisi pulley dan sabuk karet V.

34.856.500

 


2.6.4.  Alat dan mesin pengolahan kakao produk sekunder

No.*)

Alat dan Mesin

Spesifikasi

Harga (Rp.)

1.

Mesin sangrai (roaster)

Kapasitas 30 kg/batch (1 batch = 30-45 menit), Penggerak motor listrik 1HP, sumber panas burner minyak tanah

108.228.600

Kapasitas 20 kg/batch (1 batch = 30-45 menit), Penggerak motor listrik 1/2HP, sumber panas burner minyak tanah

81.778.500

Kapasitas 10 kg/batch (1 batch = 30-45 menit), Penggerak motor listrik 1/2HP, sumber panas burner minyak tanah

31.281.500

2.

Mesin pemecah biji dan pemisah kulit kakao (desheller)

Kapasitas 80 kg/jam, penggerak motor listrik ˝ HP, Transmisi pulley dan sabuk karet V

49.156.500

3.

Mesin pemasta kasar

Kapasitas 4 kg/jam, penggerak motor listrik ˝ HP, transmisi pulley dan sabuk karet V

27.710.000

Kapasitas 50 kg/jam, penggerak motor listrik 2 HP, pemanas listrik 500W

45.582.000

4.

Mesin penghalus cokelat [refiner]

Kapasitas 8 kg/batch [1batch=4jam]

Penggerak motor listrik 2HP

89.375.000

5.

Pemasta halusa) atau

Pembubuk cokelatb)

a)Kapasitas pemasta 10 kg/batch     

(1 batch = 20 jam) dan b)Kapasitas pembubuk 2 kg/batch (1 batch = 30 menit). Penggerak motor listrik 1/2HP

62.562.500

a)Kapasitas pemasta 15 kg/batch

(1 batch = 20 jam) dan b)Kapasitas pembubuk 4 kg/batch (1 batch = 30 menit). Penggerak motor listrik 1/2HP

80.437.500

6.

Mesin pencampur (mixer)

Kapasitas 10 kg bubuk cokelat / batch (1 batch = 20 menit), penggerak motor listrik 3 HP, 380 V

42.150.000

Kapasitas 12 kg permen cokelat / batch (1 batch = 30 menit), penggerak motor listrik 1 HP,220 V

39.325.000

7.

Mesin pengayak bubuk cokelat mekanis

Kapasitas 2 kg / batch (1 batch = 1 menit), penggerak motor listrik ˝ HP, bahan ayakan SS

18.500.000

8.

Kempa lemak kakao

 

Manual Kapasitas 500 g/batch

(1 batch = 5  menit),

15.600.000

Hidroulik, kapasitas 3 kg/3menit

Penggerak motor listrik 3 kVA

43.800.000

9.

Oven / penyimpan bahan cokelat

Type rak, terdiri ata 15 rak x 2 sisi, dimensi (P x L x T) = 500 x 470 x 2250 mm, bahan konstruksi besi profil persegi, pemanas listrik 3000 watt dilengkapi dengan pengatur suhu

35.750.000

10.

Kabinet tempering bubuk cokelat

Type rak, bahan konstruksi,besi siku, plat aliminium pemanas dimensi (P x L x T) = 650 x 500 x 2100 mm,  dilengkapi dengan sistem pendingin daqn pengatur suhu /

17.450.000

11.

Cetakan adonan cokelat

Kulkas, alat cetakan, cetakan cokelat, panb (nampan SS) pengemas injak

16.874.000

 

Keterangan:

*)          Penomoran sesuai dengan urutan proses

1.     Harga tersebut di atas tidak mengikat dan dapat berubah setiap saat

2.     Harga tersebut di atas adalah Loco Jember, belum termasuk pajak-pajak, belum termasuk biaya instalasi dan pelatihan operator di lokasi pemasangan.

2.6.5.  Alat pengendali mutu

No.

Alat dan Mesin

Harga (Rp.)

 

 

 

1.

Alat ukur kadar air (Kako Tester)

Spesifikasi Teknis: Sumber arus 6 buah batere AA (@ 1,5 V), skala meter 0 – 20%, Berat 830 g

6.350.000              per unit   

2.

Alat sangrai untuk uji citarasa

Spesifikasi Teknis:  Kapasitas 100 g/batch; pemanas tabung infra red 1000 W; penggerak motor DC 12 W; dilengkapi pengatur suhu dan waktu

26.455.000           per unit

3.

Alat uji belah kakao

Spesifikasi Teknis:  Kapasitas 50 biji/batch; penggerak langsung (manual)

15.750.000            per unit

           

            Harga tersebut di atas adalah loco Jember, belum termasuk pajak, belum termasuk biaya instalasi dan pelatihan operator di lokasi pemasangan.

 

 

2.6.6.  Alat dan mesin pengolahan komoditas lain

No.

Alat dan Mesin

Spesifikasi

Harga (Rp.)

 

 

 

 

1.

Mesin penyuling nilam

Kapasitas 50 kg daun kering /batch

(1 batch = 4 jam), bahan bakar kayu, bahan stainless steel

89.017.500

2.

Mesin penyerabut kelapa

Kapasitas 2.000 buah/hari

Tenaga motor diesel ex China 20 PK

53.768.000

3.

Mesin pengering tipe rak untuk empon-empon

Kapasitas 100 kg irisan jahe/batch

(1 batch = 12 jam)

Sumber panas burner minyak tanah

48.620.000

4.

Mesin pengering gabah

Kapasitas 2-4 ton/batch

84.656.000

5.

Mesin penyerpih limbah biomassa

Kapasitas 2-4 m3 ranting/jam

Penggerak motor bakar 5,5 PK

57.986.500

6.

Mesin kristalisasi minuman kesehatan instan

Kapasitas 20 liter/batch

Penggerak motor listrik 1 HP

29.172.000

7.

Alat press buah-buahan

Kapasitas 2-3 buah/batch

Pompa Hidroulik (manual)

12.441.000

Keterangan:

1.     Harga tersebut di atas tidak mengikat dan dapat berubah setiap saat

2.     Harga tersebut di atas adalah Loco Jember, belum termasuk pajak-pajak, belum termasuk biaya instalasi dan pelatihan operator di lokasi pemasangan.

 

2.7.     Analisis Mutu Biji

2.7.1.  Analisis mutu biji kopi

No.

Macam Analisis

Tarif Jasa (Rp. / sample)

 

 

 

1.

 Kadar Air:   -  Metode Oven

                    -  Tester

60.000

10.000

2.

 Kadar benda asing, kotoran, biji pecah

18.500

3.

 Jumlah nilai cacat 

42.500

4.

 Ukuran biji (lolos ayakan,   7,5 mm,   6,5 mm,   5,5 mm)

18.500

5.

 Uji Cita Rasa Kopi

125.000

6.

Kadar Ochrataxin A

1.000.000

 

2.7.2.  Analisis mutu biji kakao

No.

Macam Analisis

Tarif Jasa (Rp. / sample)

 

 

 

1.

 Kadar Air:   -  Metode Oven

                    -  Tester

60.000

10.000

2.

 Kadar kotoran (waste), benda asing, biji pecah

18.500

3.

 Uji belah (analisis biji cacat)

50.000

4.

 Jumlah biji per 100 gram

12.500

5.

 PH keping biji

31.000

6.

 Indeks fermentasi

60.500

7.

 Uji Cita Rasa Kakao

                     125.000

8.

Kadar Lemak Kakao

                     125.000

Catatan:

Mutu biji kakao ditetapkan berdasarkan persyaratan mutu   perdagangan untuk keperluan non-ekspor dan ekspor

 

2.8.     Analisis Mutu Air Dan Limbah Cair (Lihat 1.1)

2.9.     Analisis Tanah (Lihat 1.2)

2.10.   Analisis Pupuk (Lihat 1.3)

2.11.   Analisis Jaringan Tanaman (Lihat 1.4)

2.12.   Analisis Agrokimia (Lihat 1.5)

2.13.   Pelayanan Jasa Teknis (Lihat 1.6)

 

 

 

2.14.   Majalah dan Buku

Sebagai pemanfaatan informasi, puslit juga menyediakan berbagai majalah dan buku yang memuat teknologi, konsepsi, dan informasi mengenai agribisnis dan agroindustri perkebunan. Informasi ini dimuat dalam majalah (jurnal, warta, dan buletin), buku pedoman teknis, prosiding, dan sebagainya. Majalah dan buku tersebut disediakan untuk masyarakat yang memerlukannya.

 

No.

Macam majalah / Buku

Harga (Rp)

 

 

 

1.

Majalah PELITA PERKEBUNAN

Terbit 3 nomor dalam setahun @ Rp. 42.500

127.500

2.

 Majalah WARTA PUSAT PENELITIAN KOPI DAN KAKAO

 INDONESIA  Terbit 3 nomor dalam setahun @  Rp. 36.000

108.000

3.

 Forum Agribisnis Perkebunan. Terbit 12 nomor dalam setahun

 Minimum pesan 10 eksemplar per nomor @ Rp. 2.000 per eksemplar.

240.000

 

 

 

 

 BUKU-BUKU

 

1.

 Prosiding Lokakarya Kakao Mulia

  55.000

2.

 Prosiding Seminar Pengeringan Biji Kakao dengan Energi Surya

  55.000

3.

 Prosiding Lokakarya Penanggulangan Hama PBK di Indonesia

  42.350

4.

 Pedoman Teknis Side-cleft grafting

  24.200

5.

 Pedoman Teknis Budidaya Tanaman Kopi

121.000

6.

 Pedoman Teknis Budidaya Tanaman Kakao

121.000

7.

 Panduan Lengkap Budidaya Kakao

  47.000

8.

 Panduan Lengkap Kakao, Manajemen Agribisnis dari Hulu hingga Hilir

100.000

 

2.15.   Paket Pelatihan

Mengingat sumberdaya manusia menjadi aset penting dan strategis guna peningkatan kompetensi dan daya saing di era globalisasi dan liberalisasi perdagangan, maka Pusat Penelitian Kopi dan Kakao secara lebih intensif menyediakan jasa pelatihan karyawan dan para calon  karyawan yang bekerja pada agribisnis perkebunan. Pelatihan meliputi peningkatan ketrampilan dalam hal kemampuan teknis dan manajemen.

Berikut adalah kalender program pelatihan agribisnis kopi dan kakao tahun 2009.

No.

Topik Pelatihan

Waktu *)

Biaya

per orang (Rp)

 

 

 

 

1.

 Uji Cita Rasa Kopi (UCKo) Tingkat Dasar (Periode I)

 Maret (2 hr.)

3.000.000

2.

 Uji Cita Rasa Kopi (UCKo) Tingkat Dasar (Periode II)

Agsts. (3 hr.)

3.000.000

3.

 Teknik Budidaya dan Pengolahan Kopi

Juni (5 hr.)

2.500.000

4.

 Pengelolaan OPT Kopi

April (4 hr.)

2.000.000

5.

 Industri Hilir Kopi

Juli (4 hr.)

2.400.000

6.

 Teknik Budidaya dan Pengolahan Kakao

Mei (5 hr.)

2.500.000

7.

 Pengelolaan OPT Kakao

Oktober (4 hr.)

2.000.000

8.

 Industri Hilir Kakao

Feb. (5 hr.)

3.750.000

9.

Pelatihan Pengolahan Limbah Kopi dan Kakao menjadi Pupuk dan Sumber Energi Alternatif

Jan. (4 hr.)

3.000.000

10.

Pelatihan Pembibitan Kakao Somatic Embryogenesis

(SE) (Periode I)

Juni (4 hr.)

1.750.000

11.

Pelatihan Pembibitan Kakao Somatic Embryogenesis

(SE) (Periode II)

Juni (4 hr.)

1.750.000

 

 

 

 

Keterangan:

1.  Waktu pelatihan tidak mengikat (dapat disesuaikan)

2.  Biaya Paket Pelatihan 1, 2 dan 7 mencakup: makan siang 1x dan snack 2x, materi pelatihan, bahan praktek dan sertifikat (peserta pada masing-masing paket pelatihan minimal 10 orang)

3.  Biaya Paket Pelatihan lainnya, di luar pelatihan 1, 2 dan 7, mencakup: penginapan, makan 3x dan snack 2x, materi pelatihan, bahan praktek serta sertifikat (peserta pada masing-masing paket pelatihan minimal 10 orang)

4.  Selain program paket pelatihan tersebut di atas, juga dilayani program pelatihan, studi banding dan wisata pendidikan dengan topik yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, sedangkan waktu dan biayanya dapat dinegosiasikan.

 

 


 

III. PUSAT PENELITIAN PERKEBUNAN GULA INDONESIA (P3GI)

Mandat utama Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) adalah mengelola kegiatan inovasi teknologi dan manajemen yang diperlukan oleh industri gula nasional. Dalam meningkatkan peranannya pada industri gula, P3GI menghasilkan produk, teknologi, dan jasa yang erat kaitannya baik dengan budidaya tanaman tebu maupun pengolahannya menjadi gula. Produk dan jasa tersebut mencakup bibit unggul tebu, media kultur jaringan, analisis bahan, mesin dan peralatan, serta jasa kepakaran, baik berupa pengujian, penerapan, maupun konsultansi teknik dan manajemen.

Berbeda produk tersebut memiliki kandungan teknologi yang tinggi dan disediakan untuk membantu para petani dan pengusaha tebu serta pelaku industri gula Indonesia untuk dapat beroperasi secara lebih efektif dan efisien.

3.1.     Bibit dan Media Kultur Jaringan Tebu

No.

Jenis Bibit

Harga (Rp)

1.

Bibit bagal 6-mata

- dirawat

34.000

55.000

per kuintal

per kuintal

2.

Budchips / Budset

350

per biji

3.

Dederan polibeg

- Asal budset

- Asal kultur jaringan

 

450

650

 

per polibeg

per polibeg

3.2.     Analisis Mutu Gula

No.

Macam Analisis / Pengujian

Tarif Jasa (Rp / contoh)

A.

G U L A

 

1.

Pol OS 20 0C, %

40.000

2.

Kadar air, %

25.000

3.

Besar jenis butir, mm

25.000

4.

Warna kristal

75.000

5.

Gula reduksi, %

30.000

6.

Kadar Abu, %

25.000

7.

Faktor cuci

30.000

8.

Sulfur dioksida (SO2), ppm

30.000

9.

Index warna (Warna/CUMSA)

40.000

10.

Kotoran kasar

30.000

11.

Mikroba (mould yeast, mesofilik) philic

                  150.000

12.

Quarternary Ammonium Compounds, ppm

50.000

13.

Floc test (Ten day test)

25.000

14.

Odor after acidification

15.000

15.

Turbidity

40.000

16.

Sediment (zat tak larut), ppm

50.000

17.

Taste

15.000

18.

pH (1 : 10)

15.000

19.

Clarity dan warna larutan/visual

15.000

20.

Black spec evaluation

15.000

21.

Copper (Cu)

75.000

22.

Lead (Pb)

100.000

23.

Keavy metals as Pb

125.000

24.

Arsen (As)

125.000

25.

Calsium (Ca)

20.000

26.

Kalium

20.000

27.

Sulfat

35.000

28.

Chlor

20.000

29.

Magnesium

20.000

B.

T E T E S

 

1.

Brix, %

50.000

2.

Pol (termasuk brix), %

70.000

3.

Sacharosa (termasuk brix, Pol), %

100.000

4.

Gula reduksi (termasuk brix, Pol, Sucrose), %

195.000

5.

Abu, %

25.000

6.

Kadar air, %

50.000

7.

Perbedaan praktis (termasuk brix, Pol, sucrose, gula reduksi, kadar abu, dan kadar air)

270.000

8.

Analisis lengkap (termasuk brix, Pol, sucrose, gula reduksi, kadar abu, dan kadar air serta perbedaan praktis)

300.000

9.

Kadar nitrogen, %

30.000

10.

Viskositas, m Pa s

30.000

11.

Kadar dextran, % brix

70.000

12.

Kadar amilum, ppm

30.000

C.

TETES EKSPOR

 

 

Tarif dasar sampai dengan berat 1.000 ton

Tambahan berat di atas 1.000 ton dikenakan tambahan per ton Rp 100,-

500.000

D.

T.S.A.I. (Total sugar as Invert)

 

 

Total gula sebagai invert, % (TSAI)

175.000

 

 

 

 

3.3.     Analisis Mutu Bahan Pembantu Pengolahan Gula

No.

Macam Analisis

Tarif Jasa (Rp / contoh)

A.

BATU GAMPING

 

1.

Kadar air

15.000

2.

Zat tidak larut dalam HCl

25.000

3.

Asam silikat

25.000

4.

Oksida besi + aluminium

30.000

5.

Kalsium Oksida (CaO)

15.000

6.

Magnesium Oksida (MgO)

25.000

7.

Karbon dioksida (CO2)

15.000

8.

Sulfat (SO3)

30.000

9.

Bahan organik

15.000

10.

Alkali

25.000

11.

Analisis lengkap

225.000

 

 

 

B.

KAPUR TOHOR

 

1.

Kadar air

15.000

2.

Zat tidak larut dalam HCl

25.000

3.

Asam silikat

25.000

4.

Oksida besi + aluminium

25.000

5.

Kalsium Oksida (CaO)

20.000

6.

Magnesium Oksida (MgO)

25.000

7.

Alkali

25.000

8.

Sulfat (SO3)

30.000

9.

Karbon dioksida (CO2)

15.000

10.

Pemadaman

15.000

11.

Analisis lengkap

225.000

C

K O K A S

 

1.

Kadar air

30.000

2.

Kadar abu

25.000

3.

Zat terbang

25.000

4.

Belerang total

25.000

5.

Belerang tidak merusak

25.000

6.

Belerang merusak

10.000

7.

Nilai kotor

110.000

8.

Analisis lengkap

250.000

D.

BELERANG

 

1.

Kadar Bitumineus

30.000

2.

Kadar air

15.000

3.

Hydrogen sulfida (H2S)

15.000

4.

Zat tidak larut dalam CS2

85.000

5.

Arsen

15.000

6.

Sisa pembakaran

70.000

7.

Kadar abu

20.000

8.

Analisis lengkap

250.000

E.

FLOKULAN

 

1.

Kadar air

20.000

2.

Derajat hidrolisis

100.000

3.

Berat molekul

80.000

4.

Akrilamid monometer

100.000

5.

Analisa lengkap

300.000

F.

RESIN

 

1.

Berat jenis

75.000

2.

Kebasahan

75.000

3.

Kapasitas

100.000

4.

Analisis lengkap

250.000

G.

TEBU

 

1.

Brix tebu, %

25.000

2.

Pol tebu, %

25.000

3.

Kadar air tebu

30.000

4.

Sabut tebu, %

45.000

5.

Analisis lengkap

125.000

 

 

 

H.

AMPAS TEBU

 

1.

Pol, %

35.000

2.

Bahan kering, %

35.000

3.

Nilai kolor

100.000

4.

PI (Cacahan tebu)

75.000